Tips Kesehatan Waspada Bahaya Bulu Mata Palsu

Tips Kesehatan – Memiliki bulu mata yang panjang dan lentik adalah idaman banyak wanita. Tak jarang, untuk mewujudkannya, kaum wanita menggunakan bulu mata palsu. Pemakaian bulu mata palsu memang memberikan manfaat kecantikan. Namun di balik itu ada risiko yang harus diwaspadai.

Risiko yang paling sering terjadi adalah infeksi kelopak mata (blefaritis). Hal ini sangat rentan terjadi bila pemasangan bulu mata tidak dilakukan secara higienis. Gejala infeksi kelopak mata yang muncul dapat berupa kemerahan dan bengkak pada kelopak mata, mata merah, dan timbul kotoran mata berwarna kekuningan.

Risiko lain yang juga perlu diwaspadai adalah alergi, terutama terhadap lem untuk merekatkan bulu mata palsu. Meski hal ini jarang terjadi, alergi terhadap lem perekat bulu mata dapat menimbulkan gejala serius seperti bengkak pada wajah dan bibir, muncul bintik atau sensasi tertusuk-tusuk di sekitar mata.

Agar terhindar dari bahaya penggunaan bulu mata palsu, Anda dapat melakukan beberapa hal ini:

Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum merekatkan bulu mata palsu.
Hindari menggunakan bulu mata palsu berulang.
Hindari menggunakan bulu mata palsu terus-menerus selama lebih dari satu hari.
Setelah menggunakan bulu mata palsu, Anda perlu membersihkan kelopak dan bulu mata menggunakan pembersih khusus untuk kosmetik mata.
Hindari berbagi bulu mata palsu dan lemnya dengan orang lain.
Untuk mendeteksi adanya alergi lem perekat bulu mata, oleskan dahulu lem pada lengan atau punggung tangan. Tunggu hingga 24 jam untuk melihat adanya reaksi alergi.
Nah, mulai sekarang, berhati-hatilah dalam menggunakan bulu mata palsu. Bila menerapkannya dengan lebih higienis, Anda bisa mendapatkan riasan mata yang cantik sekaligus sehat.