CROWN-NEW-527x65 gadingpoker-728x90 kartuking mncqq SARANA-728x90 simpatiqq aseanpoker tebakqq

Kanker Penis: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Penanganan

Agen Bola Tepercaya – Kanker penis adalah jenis kanker yang memengaruhi kondisi kesehatan penis. Kondisi ini adalah sesuatu yang jarang terjadi namun dapat mudah diobati apabila mendapatkan diagnosis dini. Gangguan ini bisa terjadi pada kulit atau bagian dalam penis, dan sering menyerang pria yang berusia di atas 50 tahun. Simak penjelasan lengkap mengenai gejala kanker kanker penis, penyebab kanker, dan penanganan selengkapnya di bawah ini.

Penyebab Kanker Penis

Hingga kini penyebab kanker penis belum diketahui dengan pasti, akan tetapi terdapat faktor-faktor risiko tertentu yang dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan penyakit ini, di antaranya:

1. Human Papillomavirus (HPV)

Jika Anda membawa HPV, Anda berisiko mengalami penyakit kanker penis. Beberapa jenis HPV bisa menyebabkan kutil kelamin.Daftar SBOBET

2. Usia

Kanker penis jarang menyerang pria di bawah usia 40 tahun dan paling umum pada pria berusia di atas 50 tahun.

3. Merokok

Bahan kimia yang ditemukan dalam rokok dapat merusak sel-sel di penis, yang meningkatkan risiko terkena kanker penis.

4. Mengalami Phimosis

Saat kulit kulup penis sulit ditarik, kemungkinan besar Anda akan  terkena penyakit infeksi seperti balanitis. Infeksi yang berulang pada penis sering dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena beberapa jenis kanker penis.

5. Tidak Disunat

Tidak disunat dapat membuat Anda lebih mungkin untuk mendapatkan kanker penis. Jika urine terperangkap dalam kulup dan tidak dibersihkan dengan baik, akhirnya penis akan mengalami infeksi, yang ujung-ujungnya kondisi ini bisa berkontribusi pada pertumbuhan sel kanker.

Gejala Kanker Penis

Perubahan pada kulit penis adalah gejala paling umum dari kanker penis. Gejala kanker penis bisa muncul di kulit kulup penis yang tidak disunat dan di ujung penis atau batang. Berikut adalah ciri ciri kanker penis yang harus Anda ketahui, antara lain:

  • Perubahan ketebalan atau warna kulit pada penis.
  • Muncul benjolan atau keropeng yang tidak sembuh berminggu-minggu.
  • Keluaran cairan di bawah kulup.
  • Penis terasa sakit dan bisa mengeluarkan darah.
  • Muncul benjolan di daerah selangkangan.

Hubungi dokter segera jika Anda mengalami gejala-gejala seperti di atas. Mendapatkan diagnosis dan perawatan dini sangat penting untuk mencegah penyakit kanker penis berkembang lebih parah.

Diagnosis Kanker Penis

Langkah pertama yang dilakukan dokter adalah melakukan pemeriksaan fisik, menanyakan gejala kanker penis, dan menyarankan untuk melakukan tes-tes lainnya seperti:

1. Biopsi

Dokter akan mengambil sampel kecil jaringan dari lesi kulit pada penis. Tes lab akan dilakukan untuk memeriksa sel-sel kanker.

2. Tes Pencitraan

Tes pencitraan seperti sinar-X, CT scan, ultrasound, dan magnetic resonance imaging (MRI). Tes ini berguna untuk melihat tumor di dalam tubuh dan melihat tanda-tanda penyebaran kanker.

3. Sistoskopi

Jika hasil biopsi menunjukkan tanda-tanda kanker, dokter mungkin ingin melakukan sistoskopi untuk melihat apakah kanker telah menyebar. Sistoskopi adalah prosedur yang melibatkan penggunaan alat yang disebut sistoskop. Sistoskop adalah tabung tipis dengan kamera kecil dan cahaya di ujungnya.

Stadium Kanker Penis

Stadium kanker menggambarkan seberapa jauh kanker telah menyebar. Berdasarkan hasil tes diagnosis, dokter dapat menentukan stadium kanker. Kondisi ini akan membantu untuk menentukan rencana perawatan yang terbaik.Agen Bola Tepercaya

Berikut adalah tahapan kanker penis, antara lain:

1. Stadium 0

  • Kanker hanya ada di lapisan atas kulit.
  • Kanker tidak menyebarkan kelenjar, kelenjar getah bening, atau bagian tubuh lainnya.

2. Stadium 1

  • Kanker telah menyebar ke jaringan ikat tepat di bawah kulit.
  • Kanker belum menyebar ke kelenjar, kelenjar getah bening, atau bagian tubuh lainnya.

3. Stadium 2

  • Kanker telah menyebar ke jaringan ikat di bawah kulit dan ke pembuluh getah bening, pembuluh darah/sel, atau kanker telah menyebar ke jaringan ereksi atau uretra.
  • Kanker belum menyebar ke bagian tubuh lainnya.

4. Stadium 3A

  • Kanker telah menyebar ke jaringan ikat di bawah kulit dan ke pembuluh getah bening atau pembuluh darah/sel, atau kanker telah menyebar ke jaringan ereksi atau uretra.
  • Kanker telah menyebar ke satu atau dua kelenjar getah bening di selangkangan.
  • Kanker belum menyebar ke bagian tubuh lainnya.

4. Stadium 3B

  • Kanker telah menyebar ke jaringan ikat di bawah kulit dan ke pembuluh getah bening atau pembuluh darah atau sel terlihat sangat berbeda dari sel normal, atau kanker telah menyebar ke jaringan ereksi atau uretra.Agen Bola Tepercaya
  • Kanker telah menyebar ke beberapa kelenjar getah bening di selangkangan.
  • Kanker belum menyebar ke bagian tubuh lainnya.

5. Stadium 4

Kanker penis telah menyebar ke area terdekat, seperti tulang kemaluan dan skrotum. Bahkan, kanker juga bisa menyebar ke area organ tubuh lainnya.

Penanganan Kanker Penis

Pada dasarnya, jenis perawatan tergantung pada stadium kanker. Ketika seorang dokter mendiagnosis kanker penis pada tahap awal, perawatan mungkin melibatkan satu atau lebih cara, di antaranya:

  • Terapi laser untuk memotong area yang terkena.
  • Menggunakan krim obat.
  • Sistoskopi untuk membekukan daerah yang terkena.
  • Sunat, dalam kasus di mana kanker ada di kulup.
  • Pengangkatan lapisan kulit yang terkena.

Jika kanker telah mencapai tahap yang lebih lanjut, dokter kemungkinan akan memilih metode perawatan yang berbeda, seperti:

  • Pengangkatan sebagian atau seluruh kelenjar getah bening.
  • Radiasi.
  • Kemoterapi.
  • Penektomi, yaitu operasi untuk mengangkat sebagian atau seluruh penis.

Setelah perawatan, dokter akan terus mengawasi kondisi dengan seksama. Selama kunjungan tindak lanjut, dokter akan mencari tanda-tanda baru kanker dan membantu mengelola efek samping pengobatan. Hampir semua perawatan kanker memiliki efek samping.

Pencegahan Kanker Penis

Meski tidak ada cara pasti yang bisa mencegah kanker penis, terdapat cara yang bisa dicoba guna mengurangi terkena kanker penis. Salah satu cara utama untuk mengurangi kemungkinan terkena kanker penis adalah berhenti merokok.

Selain itu, penting juga untuk menjaga kebersihan penis untuk mencegah infeksi bakteri dan virus yang dapat meningkatkan risiko kanker penis. Sebuah penelitian kecil menunjukkan bahwa, disunat akan mengurangi peluang Anda terkena kanker penis. Sementara untuk mencegah terjadinya infeksi menular seksual, gunakan kondom dan bersihkan penis secara teratur.

crown303
Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Situs Judi Online
Casino Online
Daftar SBOBET
Daftar Judi Online
Agen Judi Online
Agen Bola Tepercaya
Main Casino Online Uang Asli
Crown303